4 Tips Jitu Membeli Charger Berkualitas Bagus

4 Tips Jitu Membeli Charger Berkualitas Bagus

charger berkualitas. 4 Tips Jitu Membeli Charger Berkualitas Bagus – Saat ini charger menjadi kebutuhan pokok dan vital bagi para pengguna handphone, terutama smartphone. Dimana hampir sebagian besar aktivitas sehari-hari, terutama untuk segala sesuatu yang berhubungan dengan komunikasi sangat tergantung dengan smartphone. Let’s say, hanya untuk sekedar makan saja, orang membutuhkan on dengan smartphonenya. Apalagi kalau rutinitas hariannya sangat super sibuk. Maunya segala sesuatu yang praktis dan simple. Smartphone banyak  mengakomodir kebutuhan manusia zaman sekarang. Baik hanya untuk bermain game, membayar tagihan, membeli pulsa, melihat peta jalan, mencari informasi, sampai dengan kebutuhan bisnis. Sehingga ketahanan baterai, sangat menjadi prioritas bagi pemilik smartphone.

charger berkualitas
charger berkualitas

Semakin maraknya transaksi jual beli online, yang hanya butuh one click away, semakin membuat ketergantungan pada smartphone, terutama bagi pedagangnya. Karena itu kebutuhan daya baterai yang selalu full setiap saat, menjadi tuntutan bagi pemilik smartphone agar selalu bisa melakukan transaksi. Bahkan kalau bisa 24 jam sehari penuh.

Smartphone yang semakin canggih akan semakin membutuhkan banyak daya baterai dan pastinya lebih boros. Karena itu produsen smartphone zaman sekarang saling bersaing melengkapi fitur daya baterai yang lebih tahan lama. Charger sendiri digunakan mengisi daya baterai pada smartphone baik secara langsung atau mengisi daya pada power bank sebagai daya cadangan yang nantinya bisa di transfer dayanya ke smartphone. Apalagi kalau terjadi mati lampu. Karena saking pentingnya charger, pemilik smartphone sangat dianjurkan untuk memilih charger yang bisa menghasilkan daya terbaik dan menjaga keawetan baterai lebih tahan lama. Berikut beberapa ulasan lengkap untuk tips jitu membeli charger berkualitas bagus:

1. Pilih Merek Charger Berkualitas

Saat membeli smartphone, biasanya sudah dilengkapi dengan charger standarnya yang memang hanya digunakan untuk mengisi daya baterai saja. Sedangkan tak jarang, orang memutuskan untuk membeli charger merk lain, karena kebutuhan teknologi yang lebih tinggi, seperti kebutuhan charger yang bisa sekaligus mentransfer file hp ke laptop atau PC atau sebaliknya. Daripada harus menggunakan kabel data, yang bisa merusak kualitas baterai itu sendiri.

Karena itu anda perlu mempertimbangkan membeli charger dengan kualitas tidak asal. Ada harga ada rupa, kata orang. Charger dengan kualitas bagus, biasanya memiliki harga relatif agak lebih mahal, tapi hasilnya tidak mengecewakan. Sebaiknya pilih charger yang kualitasnya sudah diakui dari beberapa merk terkenal dan jarang dipalsukan, seperti Xiaomi, Vivan, Hippo, Oppo, Tronsmart, Anker, Fuse Chicken Universal, Balkin, iClever, Satechi, Rav Power, Aukey, Spigen, dll. Merk-merk seperti Samsung dan Iphone saat ini sudah banyak beredar palsunya, karena itu berhati-hatinya dalam membeli.

2. Cek Label Informasi Input & Tegangan Charger

Dalam hal ini, yang penting dicek adalah informasi daya tegangan, frekuensi dan daya input. Sebagai contoh bila di label terdapat tulisan input 100-240V, 50/60Hz, 0.35A dan 5V-2.0 A. Maka 100-240V, 50/60Hz, 0.35A berarti charger tersebut bisa bekerja pada arus listrik 100-240 volt dengan frekuensi 50-60 hertz. Sedangkan untuk 0.35A berarti jika arus yang masuk sampai 0,35 A berarti charger tersebut masih aman dan tidak memiliki resiko merusak baterai handphone. Sedangkan maksud tulisan 5V-2.0 A untuk menunjukkan tegangan yang telah diubah, dari Input 220V  menjadi 5V dan arus pengisian menjadi sekitar 2 Ampere.

Bicara mengenai tegangan, sebaiknya pilih charger yang kapasitasnya sesuai dengan baterai handphone yang anda miliki, agar baterai tidak cepat panas dan lebih awet. Dalam sebuah baterai biasanya ada keterangan Nominal Voltage dan Charge Voltage. Nominal Voltage adalah jumlah energi total yang bisa ditampung oleh sebuah beterai dalam level tegangan tertentu. Sedangkan charger voltage adalah batas atas kapasitas tegangan charger yang diperbolehkan digunakan pada baterai tersebut. Jika nominal voltage yang tertera 3.8V=/7.22 Wh dan charge voltage 4.35V=/1900mAH artinya baterai tersebut bisa menggunakan charger dengan tegangan sekitar 3.8V atau maksimal 4.35V.

Jika charger yang digunakan lebih tinggi dari batas atas kapasitas tegangan charger, misalnya 5V-2000mAH maka baterei akan lebih cepat panas, dibanding 5V-1000mAH, meskipun dalam waktu yang diperlukan untuk pengisian lebih cepat.

Untuk di Indonesia, PLN menggunakan standar arus listrik 220V dan standar frekuensi 50-60 hertz. Karena itu usahakan membeli charger dengan range arus listrik dan frekuensi di kisaran angka tersebut. Sementara untuk outputnya, standar umumnya di kisaran 5V. Karena itu sesuaikan charger dengan kebutuhan arus, frekuensi dan tegangan smartphone yang anda miliki, jangan sampai terlalu besar atau terlalu kecil.

3. Cek Label Informasi Charger Sama Dengan Riil-nya

Untuk mengecek ini, anda bisa mendownload aplikasi Ampere di play store, sehingga anda bisa melihat apa yang disampaikan pada label informasi charger adalah benar dan tidak membahayakan baterai handphone. Lakukan pengecekan ini saat anda sedang men-charge.

4. Flexible Digunakan

Bagi anda yang hobby bepergian ke luar negeri, carilah charger yang bisa digunakan juga pada steker di negara yang berbeda yang anda kunjungi. Karena setiap negara memiliki standar steker masing-masing. Cocok digunakan di Indonesia, belum tentu bisa juga digunakan di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *